Social Media

Poster Jatim Art Now

Jatim Art Now #2

November 19, 2012      Events, Exhibitions, Past      Administrator      no responses

Tagged with:



Pembukaan : 12 November 2012

Artist Talk : 14 November 2012

Pameran : 12 November – 20 November 2012  (diperpanjang hingga 25 November 2012)

 

Jatim Art Now adalah pameran seni visual yang mempresentasikan karya-karya para seniman yang berasal dari segala penjuru daerah di Jawa Timur. Kesamaan asal wilayah inilah yang mendasari pameran ini. Sebagian dari mereka memang dilahirkan di Jawa Timur, sepanjang karir atau untuk waktu tertentu pernah tinggal dan berkesenian di wilayah ini. Sedang sebagian yang lain lahir di Jawa Timur dan eksistensi keseniannya mereka kembangkan di wilayah lain. Identitas kedaerahan seperti yang ingin ditampilkan dalam pameran kali ini sebenarnya bukan suatu identitas yang mengikat. Lebih tepatnya keragaman personal dengan latar berbeda itu disebut sebagai kolektif asemblasi. Kolektivitas yang semacam ini hadir sebagai problem bagi kesatuan, ia berarti keberjamakan elemen namun terkomposisi sebagai kesatuan yang tidak mengikat. Keterikatan dalam satu wadah pameran ini misalnya merupakan kesatuan yang temporal, hanya untuk mewujudkan satu kepentingan bersama, sedang pada saat yang lain masing-masing personalnya akan mencari jalur-jalur pelariannya sendiri. Kesatuan kedaerahan seperti ini bisa dibedakan dengan jenis pameran yang didasarkan pada kesamaan ideologis, di mana sifat keterikatannya akan lebih permanen jika dibandingkan dengan jenis kesatuan yang lain.

Eksplosi Keragaman dipilih sebagai subtema dalam pameran ini. Sebagian besar karya yang ditampilkan di pameran ini masih menekankan pada eksplorasi perbedaan. Sebagian besar karya-karya itu belum bisa dikategorikan dalam karya yang kritis. Dengan kata lain, pameran ini sebenarnya tidak bermaksud ingin mereferensikan seluruh karya pada tema pokok. Idealitas tema hanya akan digantungkan di atas sana namun dengan tetap berharap karya-karya yang dipamerkan akan menggapai harapan itu. Dengan tetap melihat kenyataan yang ada, pameran ini merupakan penyadaran kembali akan nilai-nilai seni yang kritis. Sebentuk harapan, utopi atau mimpi di siang bolong tatkala massa asyik-masyuk dalam hiruk-pikuk perayaan seni kontemporer.

Muhamad Arifin

(kurator)



Comments are closed.