Social Media

Suasana Pembukaan Pameran Report/Knowledge

Report/Knowledge

February 17, 2012      Events, Exhibitions, Past      Administrator      no responses

Tagged with:



Pameran Seni Rupa  ”Report/Knowledge”

17 Februari – 2 Maret 2012

 

Pembukaan

17 Februari 2012 | Pkl. 19.30 WIB

 

Peserta Pameran :

  1. Setiawan Sabana,
  2. Tisna Sanjaya,
  3. Asmudjo J. Irianto,
  4. Oco Santoso,
  5. Dadang Sudrajat,
  6. Bambang Ernawan,
  7. Pius Prio Wibowo,
  8. Deden H. Durahman,
  9. Innes Indreswari,
  10. Citra Syukma,
  11. Dimas A Nugroho,
  12. Budi A. Nugroho,
  13. Willy Himawan,
  14. Muksin M.D.,
  15. Amrizal Salayan,
  16. Roumy H. Pesona,
  17. Haryadi Suadi,
  18. Albert Yonathan

 

Pameran dibuka oleh Bapak A.D. Pirous

Telah banyak hal yang berubah di arena seni rupa Indonesia. Kini globalisasi seni semakin nyata dan bukan lagi sebuah peristiwa asing. Kendati demikian, pendidikan seni rupa dilingkup perguruan tinggi akan mengalami dan menghadapi realitas-realitas baru berkenaan dengan dinamika praktik seni yang berlangsung di luar dirinya.

Para komentator globalisasi meyakini suatu hal bahwa pada tingkat yang fundamental, globalisasi sesungguhnya didorong oleh sifat yang inheren pada diri manusia yang selalu ingin lebih tahu, lebih bebas, lebih maju serta lebih mampu berhubungan dengan manusia-manusia lainnya di tempat-tempat berbeda. Kenyataan seperti ini sangat dimungkinkan mengingat globalisasi adalah sebuah akumulasi produk  perkembangan ilmu pengetahuan, inovasi dan teknologi yang semakin mengecilkan arti tapal batas politik dan geografi.

Di mata para komentator yang kritis, globalisasi – yang gejalanya mengemuka pada 1970-an dan memuncak dengan ditandai kemenangan kapitalisme dan demokrasi – pada akhirnya bisa saja menemui jalan buntu, sebab bukankah globalisasi juga berarti bahwa pencarian-pencarian bentuk masyarakat ideal telah berakhir?

Francis Fukuyama, seorang komentator yang artikelnya sering dirujuk dalam wacana ini, dalam The End of History? (1989) mencermati bahwa akhir dari sejarah, atau berakhirnya gagasan-gagasan besar menyebabkan wajah dunia tidak lagi menarik perhatian: “the end of history will be a very sad time.” Kita, kata Fukuyamakemudian, akan memasuki fase yang menjemukan: centuries of boredom.

Bagaimana pendidikan seni rupa di perguruan tinggi membekali dirinya dalam kondisi ini untuk, misalnya, menyusun formulasi baru tanpa harus mengkonfrontasikannya dengan modal yang sudah ada?

Pameran ini diberi tajuk Report/Knowledge guna memperlihatkan gambaran tentang rekaman aktivitas, reputasi dan temuan-temuan estetik, eksperimen media, pemikiran-pemikiran yang telah dicapai oleh staf pengajar di lingkungan Seni Rupa-ITB. Senafas dengan tajuk tersebut, pameran ini merupakan laporan pengetahuan seni kepada khalayak luas. Segera mengemuka di pameran ini perihal keragaman gayadan minat masing-masing pengajar. Karena itu keragaman ini selayaknya dijadikan modal dalam penyelenggaraan pendidikan seni di masa depan.

Galeri Soemardja merasa perlu mengakomodasi pameran ini. Dan seandainya tidak ada aral melintang di kemudian hari, pameran ini akan terus diagendakan setiap awal tahun dengan masih memanfaatkan tajuk yang sama. Konsistensi dan komitmen untuk senantiasa melaporkan hasil-hasil pengetahuan seni berupa karya, tulisan kritik, esai pemikiran dalam bentuk buku ini layak diikrarkan dan ditegakkan.

 

Seminar Nasional “Kondisi Seni Rupa Global Dikaji dari Pandangan Pendidikan

Kamis, 23 Februari 2012 | Pkl. 9.30 – 16.00 WIB

Bertempat Ruang Seminar FSRD-ITB

Jalan Ganesha 10 Bandung

Pembicara :

  1. M. Dwi Marianto (Dosen Institut Seni Indonesia, Jogjakarta)
  2. Rizky A. Zaelani (Dosen Seni Rupa-ITB, Bandung)
  3. Rikrik Kusmara (Dosen Seni Rupa-ITB, Bandung)
  4. Dolorosa Sinaga (Seniman, Dosen Institut
  5. Kesenian Jakarta, Jakarta)
  6. Ira Adriati (Dosen Seni Rupa-ITB, Bandung)
  7. Irma Damayanti (Dosen Seni Rupa-ITB, Bandung)

Keynote Speaker :

Setiawan Sabana (Dosen Seni Rupa-ITB, Bandung)

Moderator :

Bambang Subarnas (Kurator, Dosen UNPAS, Bandung)

Catatan :

Seminar Terbuka untuk Umum/Tidak dipungut biaya



Comments are closed.